Satu candlestick mengandung 4 informasi sekaligus: Open, High, Low, Close. Warnanya
cerita siapa menang — pembeli (hijau) atau penjual (merah). Mari kita bedah anatomi-nya, lalu jalan
pelan-pelan melalui 5 pola candlestick yang sering Anda temui di chart.
Anatomi candlestick
Bullish (Hijau)
Close > Open. Pembeli mendominasi sesi. Harga ditutup lebih tinggi dari pembukaan.
Bearish (Merah)
Close < Open. Penjual mendominasi sesi. Harga ditutup lebih rendah dari pembukaan.
5 pola candlestick utama
1 / 5
Yang ingin disampaikan
Candlestick adalah storytelling tools: setiap candle bercerita psikologi market dalam 1 sesi.
Body besar = momentum kuat. Body kecil = ragu-ragu / sideways.
Wick panjang di salah satu sisi = ada usaha membalik harga yang gagal — sering jadi sinyal reversal.
Pola candlestick paling kuat di level support/resistance penting. Sendirian di tengah trend, sinyalnya lemah.
Selalu konfirmasi dengan volume dan indicator lain sebelum entry.